RAT Koperasi Neo Mitra Usaha Sahkan LPJ, SHU dan Pengurus Baru

Koperasi Neo Mitra Usaha menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2017 di Amaris Hotel – Muara Bungo, Selasa (8/5/2018). Menurut keterangan yang diberikan oleh Ketua Koperasi Neo Mitra Usaha, Ahamd Mudzakir RAT dihadiri oleh seluruh anggota, tampak hadir pula para tamu undangan, Dra. Puji Martini – Ketua Bidang Partisipasi Permodalan sebagai wakil dari Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Drs. Setyo Heryanto, MM serta para tokoh masyarakat serta pejabat Dinas Penanaman Modal, Koperasi dan Perizinan Kabupaten Tebo, Kabupaten Bungo dan Provinsi Jambi.

Ahmad Mudzakir juga menyampaikan bahwa RAT ini merupakan wadah bersama untuk menyatukan tekad, melakukan evaluasi dan semangat agar di masa yang akan datang Koperasi Neo Mitra Usaha semakin berkembang pesat dan mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh anggota. Banyak hal yang harus dibenahi dan kita berharap ke depan, Koperasi Neo Mitra Usaha mampu membawa para anggotanya ke arah yang lebih maju.

Bupati Tebo, H. Drs. Sukandar, S.Kom, M.Si dalam sambutannya mengimbau agar kinerja dan peluang ekonomi kerakyatan yang dikelola oleh Koperasi Neo Mitra Usaha lebih ditingkatkan. Sebab selama ini jumlah anggota belum tentu menjamin maju dan berkembangnya sebuah koperasi.

“Banyak potensi yang bisa dijadikan lapangan usaha oleh koperasi ini. Anggotanya berkualitas dan pengurusnya merupakan orang-orang yang professional. Oleh sebab itu, kita optimis koperasi ini akan maju pesat dan menjadi contoh bagi koperasi-koperasi lainnya di Indonesia,” ujarnya.

Usai mendengarkan sambutan dari Bupati Tebo, RAT yang dinyatakan telah memenuhi korum dibuka dan dipimpin oleh Ketua Koperasi Neo Mitra Usaha, Ahamd Mudzakir. Kemudian, dilanjutkan dengan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Tahun Buku 2017 dan Laporan Badan Pengawas.

Sesuai dengan agenda yang telah disahkan, RAT Koperasi Neo Mitra Usaha kali ini membahas penyampaian dan mengesahkan Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Tahun Buku 2017, Penyampaian Laporan Badan Pengawas Tahun Buku 2017, Pemilihan Pengurus dan Pengawas Koperasi Neo Mitra Usaha periode tahun 2018-2022, serta Pengesahan Program Kerja 2018 yang isinya antara lain adalah penambahan unit-unit usaha baru milik koperasi serta pengukuhan status Koperasi Neo Mitra Usaha sebagai Koperasi Nasional dan Pengesahan Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) tahun 2017.

“Apakah Laporan Pertanggungjawaban Pengurus ini diterima dan dapat disahkan?” ujar pimpinan rapat. Seketika, secara serentak para peserta rapat menjawab “Sah”. Dengan demikian, RAT yang dihadiri oleh mayoritas anggota koperasi menyatakan bahwa LPJ Pengurus Tahun Buku 2017 dinyatakan diterima tanpa tanggapan berarti.

Ada momentum istimewa dalam pelaksanaan RAT di tahun 2018 ini, yakni diberikannya penghargaan bagi beberapa kategori anggota terbaik Koperasi Neo Mitra Usaha, penghargaan tersebut antara lain; Penghargaan Pembina & Pelindung Koperasi Neo Mitra Usaha 2018 diberikan kepada Bupati Tebo, H. Drs. Sukandar, S.Kom., M.Si, Penghargaan Brand Ambassador Neo Mitra Usaha diberikan kepada Kevin de Silva dari Negara Cyprus, penghargaan Anggota Koperasi Prioritas diberikan kepada Maswan, penghargaan Anggota Koperasi Kategori Penyertaan Modal Terbaik diberikan kepada Edi Wariso, dan penghargaan Anggota Koperasi Terbaik di raih oleh Samsuri.

Kevin de Silva, sebagai Brand Ambassador Koperasi Neo Mitra Usaha, tidak menyia-nyiakan kesempatan ini guna memberikan sedikit sambutan terkait pengalaman dan juga ide-ide bisnis yang dimilikinya kepada seluruh anggota RAT dan tamu undangan yang memenuhi ruangan Hall Amaris Hotel. Menurutnya, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap koperasi cukup tinggi, hingga 73 persen. Namun, minat untuk bergabung di koperasi menunjukkan angka sebaliknya, yaitu hanya 16 persen. Ini membutuhkan upaya strategis agar koperasi tidak ditinggalkan oleh masyarakat terutama kaum milenial.

“Koperasi Neo Mitra Usaha harus mampu mengajak seluruh anggotanya untuk membangun beraneka macam bisnis kreatif dengan membentuk badan hukum formal yang terintegrasi menjadi satu di bawah kendali koperasi, agar kehadiran koperasi Neo Mitra Usaha benar-benar bisa dirasakan oleh banyak kalangan, yang mana pada saatnya nanti Koperasi Neo Mitra Usaha akan dapat menjadi trend baru di kancah ekonomi bisnis nasional maupun internasional” ungkapnya.

Secara resmi Koperasi Neo Mitra Usaha juga melaunching website dan mobile system yang dipandu oleh Ketua Suport System Koperasi Neo Mitra Usaha, Putra Adi Suwito. Launching tersebut merupakan sebuah bentuk inovasi yang dilakukan oleh Koperasi Neo Mitra Usaha dengan tujuan, bisa memperlancar informasi dan mempermudah akses kegiatan seluruh anggota koperasi. Selain itu, Koperasi Neo Mitra Usaha juga memberikan kesempatan kepada seluruh anggotanya untuk membuka peluang bisnis baru melalui pemanfaatan sistem di dalam aplikasi tersebut.

Di akhir kesempatan, sebagai pamungkas rangkaian dalam acara RAT adalah pemaparan tentang Project Plan Koperasi oleh Penggagas sekaligus General Manager Koperasi Neo Mitra Usaha, Gunawan Indrato. Adapun rencana program 1 Desa 1 Minimarket mendapatkan porsi paling besar dalam penyampaiannya.

“Usaha minimarket di desa saat ini menjadi tren tersendiri di beberapa wilayah, keberadaan BUMDes dengan dana desa yang cukup besar memberikan peluang untuk membangun perekonomian desa. Ide satu desa satu minimarket yang di kelola bersama antara pihak desa atau kelurahan bersama dengan Koperasi Neo Mitra Usaha melalui skema BUMdes adalah alternatif paling realistis untuk membantu perkembangan perekonomian desa.” tuturnya.

Gunawan Indrato menambahkan, dengan mendirikan 1 minimarket di 1 desa, maka benteng ekonomi desa akan terus terjaga. Tidak hanya menjaga pendapatan asli desa agar terus berputar di dalam proses ekonomi desa, tetapi sekaligus menjadi peluang bagi produk UMKM untuk mendapatkan tempat strategis. terbukanya kesempatan kerja bagi penduduk setempat.

Acara RAT ditutup tepat pada pukul 17.00 wib, setelah itu dilanjutkan dengan kegiatan peninjauan lapangan oleh Dra. Puji Martini, dari Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia yang didampingi oleh beberapa tamu undangan dan managemen koperasi ke berbagai unit usaha milik Koperasi Neo Mitra Usaha, seperti minimarket, perumahan, konveksi, dll.